Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging kambing? Tentu Saja, Tapi Ini 7 Syaratnya

KehamilanCerdas - Makan daging kambing saat hamil, boleh nggak sich? Saat hamil, ibu sangat dianjurkan untuk menikmati daging merah karena nutrisinya sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuh dan mendukung tumbuh kembang janin dalam kandungan. Namun sayang, ada mitos yang beredar di masyarakat jika ibu hamil tidak boleh makan daging kambing karena panas sehingga dapat mengganggu kehamilan. Kira-kira, benar nggak sich ibu hamil tidak boleh makan daging kambing? Daging kambing termasuk salah satu jenis daging merah sehingga bisa dikatakan aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Tapi, meskipun aman, sebaiknya ibu hamil memperhatikan beberapa hal penting sebelum mengonsumsi daging kambing. Apa sajakah itu? Simak informasinya berikut ini :  Tujuh Hal yang Harus Dilakukan Pasca Melahirkan Caesar
ibu hamil makan daging kambing/http://www.reflectionmassage.com

1.    Pilih daging kambing segar dan berkualitas

Syarat pertama, pilih daging kambing yang benar-benar segar dan berkualiats, karena dikhawatirkan sudahtercemar bakteri tertentu yang dapat mengganggu kehamilan. Tanda Lahir pada Bayi, Ini Penyebabnya

2.    Masak sampai matang

Daging yang dimasak kurang matang bisa jadi masalah karena bisa saja ibu hamil terkena penyakit akibat toksoplasmosis yang berkembang biak pada daging kambing dan ini snagat membahayakan kehamilan juga janin dalam kandungan.

3.    Jangan dinikmati bersama lalapan mentah

Lalapan umumnya dari sayur atau bahan yang masih mentah khan? Nah ini yang harus dihindari, apalagi jika lalapan tidak dicuci dengan baik, karena bisa saja mengandung sisa peptisida dan bakteri tertentu yang mengancam kehamilan. Tapi jika yakin sudha higienis ya, boleh saja sich.

4.    Konsumsi secukupnya dan tidak berlebihan

Meski suka makan daging kambing, tapi pastikan konsumsi secukupnya saja dan jangan berlebihan karena dapat sebabkan lonjakan kolesterol dan tekanan darah pada ibu hamil.

5.    Pastikan Anda tidak alergi makanan

Daging kambing menganding histamine yang dapat memicu alergi, dan kondisi ini tentu dapat membahayakan ibu hamil dan janin.

6.    Harus banyak minum cairan

Dalam kambing terdapat kandungan natrium yang tinggi sehingga jika dikonsumsi berlebihan dapat sebabkan naiknya tekanan darah.

7.    Hindari mencampur MSG dan bahan berbahaya lainnya

Meski aman, namun hindari menambahkan bahan-bahan kimia tertentu yang dapat menyebbakan masalah kesehatan pada ibu hamil dan janin, msialnya : MSG, pengawet, dan lainnya.
Setelah mengetahui beberapa hal penting saat makan daging kambing diatas, masihkah ibu hamil takut mengonsumsi daging kambing yang kaya nutrisi? Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi kita semua.


Tujuh Hal yang Harus Dilakukan Pasca Melahirkan Caesar

Tujuh Hal yang Harus Dilakukan Pasca Melahirkan Caesar - Bagi ibu yang baru pertama kali menjalani proses persalinan Caesar, pastilah mereka akan sangat berhati-hati dalam menjaga kesehatannya. Berbeda dengan persalinan normal yang proses pemulihannya jauh lebih cepat, ibu yang menjalani persalian Caesar umumnya masih harus berjuang melawan rasa tidak nyaman pada tubuhnya, misalnya :  luka jahitan atau bisa juga bekas suntikan anastesi yang kadangkala menimbulkan nyeri di punggung. Jika ibu yang melahirkan secara normal bisa langsung beraktivitas, maka ibu yang menjalani persalinan Caesar harus melakukan beberapa hal ini agar kesehatannya segera pulih dan bisa menjalani aktivitasnya dengan normal. Apa sajakah yang harus dilakukan ibu pasca melahirkan Caesar? Agar lebih jelasnya, simak informasinya berikut ini :

Cara Membedakan Kontraksi Asli dan Kontraksi Palsu

Sedang galau menanti persalinan? Ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua akhir atau masuk trimester ketiga, umumnya Anda akan mengalami kontraksi pada perut. Namun kontraksi tersebut tidak perlu membuat Anda merasa cemas, karena kontraksi tersebut merupakan kontraksi palsu. Kontraksi palsu dalam dunia medis disebut Braxton Hicks. Hem, tapi bagi ibu yang baru pertama kali hamil, pasti mereka akan sulit membedakan mana kontraksi asli atau kontraksi palsu. Untuk lebih jelasnya, kita akan membagikan informasi tentang cirri-ciri dari kontraksi asli dan kontraksi palsu. Dengan pengetahun tersebut, diharapkan ibu hamil bisa lebih tenang dan nyaman menjalani kehamilannya.

Ibu Hamil, Hindari Tidur Terlentang karena bisa Bahayakan Janin

Kehamilan umumnya membuat wanita lebih berhati-hati dalam segala hal. Mereka akan berusaha menjaga kehamilannya dengan baik agar selamat hingga proses persalinan tiba. Tidur yang cukup merupakan salah satu cara yang dilakukan ibu hamil untuk menjaga kesehatan diri dan janin dalam kandungan. Sayangnya, seiring bertambahnya usia kehamilan, ibu akan mengalami beberapa masalah yang membuatnya sulit tidur, misalnya : sering kencing, mual muntah, berkeringat, sakit kepala, pinggul sakit, perut yang membesar, dan lainnya. Ketika ibu hamil kurang istirahat, maka secara otomatis dapat mengganggu kesehatan tubuhnya. Kenyataan itulah yang yang membuat ibu hamil wajib berusaha menjaga waktu istirahatnya dengan baik. Selain itu, ibu hamil juga wajib memperhatikan posisi tidur yang baik untuk dirinya dan juga janin dalam kandungan. Jangan sampai karena salah posisi tidur, lantas kehamilan Anda jadi bermasalah. 

Waspadai Tujuh Penyakit yang Sering Menyerang Bayi Baru Lahir

Merawat bayi baru lahir bisa dikatakan gampang-gampang susah, karena itu tak heran jika banyak ibu baru yang merasa belum sanggup mengurus bayinya sendiri. Ada yang menggunakan jasa bidan, baby sitter, ada pula yang terpaksa diurus oleh neneknya sendiri. Bayi baru lahir membutuhkan perlakuan khusus, karena system imun tubuh bayi baru lahir juga belum sempurna sehingga rentan terkena infeksi bakteri penyakit. Gangguan kesehatan pada bayi baru lahir harus segera ditangani dengan tepat agar tidak menghambat tumbuh kembangnya. Mungkin tak semua ibu tahu, apa sajakah jenis penyakit yang rentan menyerang bayi baru lahir. 

Ini Alasan Kenapa Bayi Baru Lahir Tidak Boleh Dibawa Keluar Rumah

Setelah melalui proses persalinan yang menegangkan, pastinya para Ibu merasa lega dan bahagia karena bisa memeluk dan merawat buah hatinya secara langsung. Bicara tentang masalah bayi baru lahir, ternyata ada banyak aturan yang harus dipatuhi dari jaman Nenek moyang kita, salah satunya larangan membawa bayi keluar rumah sebelum usia 40 hari. Hem, pasti ibu tidak akan tahan jika harus berdiam diri di dalam rumah, bukan? Mungkin tidak semua ibu memahami, apa sich maksud dari larangan tersebut dan benarkah hal ini sangat penting untuk keselamatan bayi?

Cara Merawat Kaki Bengkak Saat Hamil

Kaki bengkak saat hamil menjadi salah satu masalah yang mengganggu ibu hamil. Penyebab kaki bengkak saat hamil saat hamil sendiri sangat beragam, diantaranya : karena tubuh ibu hamil memproduksi lebih banyak cairan dan prosesnya juga lebih banyak sehingga menyebabkan kaki ibu hamil menjadi bengkak. Penyebab lainnya adalah karena membesarnya rahim yang akhirnya memeri tekanan pada pembuluh darah. Kaki bengkak saat hamil umumnya bisa sembuh sendiri setelah proses persalinan. Namun ibu hamil juga harus waspada ketika kaki bengkak disertai tanda-tanda mencurigakan lainnya, karena bisa jadi merupakan gejala preeklamsia. Diantara gejala preeklamsia yang harus diwaspadai, seperti : bengkak kaki/tangan/wajah, tekanan darah naik, sesak nafas, mual muntah, nyeri perut atas, kepala pusing, dan lainnya.

Lakukan 6 Hal Ini Agar Kehamilanmu Bebas dari Penyakit Berbahaya

Kehamilan merupakan satu moment yang banyak dinantikan oleh pasangan suami istri, karena kehadiarannya seringkali membawa kebahagiaan. Ada banyak upaya yang dilakukan ibu hamil agar kehamilan sehat hingga proses persalinan. Namun meski sudah dijaga dengan sebaik mungkin, nyatanya masih ada saja masalah yang mengiringi kehamilan, salah satunya : daya tahan tubuh menurun. Menurunnya daya tahan tubuh ibu hamil sendiri disebabkan adanya janin dalam kandungan yang mengakibatkan hilangnya kemampuan sel darah putih dalam menjaga daya tahan tubuh ibu. Daya tahan tubuh menurun mengakibatkan ibu jadi lebih mudah sakit dan tak heran jika ada yang menyebutkan jika saat hamil, ibu sering mengalami lemah yang bertambah-tambah.

Kenali Risiko Bahaya Akibat Telat Ganti Diaper Bayi

Jika disuruh memilih antara popok kain atau diaper, manakah yang lebih Anda sukai? Kebanyakan ibu pasti akan lebih memilih diaper, karena lebih praktis dan efisien. Diaper memang sangat membantu pekerjaan para ibu, namun sayangnya  sebagian ibu seringkali lupa waktu saat memakaikan diaper pada bayinya. Padahal ada banyak risiko bahaya yang siap menimpa buah hati akibat telat mengganti diaper. 

Ibu Menyusui, Perhatikan Tujuh Tips Ini Agar Sukses Berpuasa

Kehamilan cerdas - Puasa ramadhan termasuk ibadah yang wajib dikerjakan oleh semua umat islam. Meski begitu, islam memberikan keringanan pada seseorang dalam kondisi terentu, termasuk salah satunya : ibu menyusui untuk tidak berpuasa dan menggantinya di hari yang lain atau dengan membayar fidyah. Tapi, Anda pasti bisa membayangkan betapa beratnya menjalankan puasa sendirian diluar bulan ramadhan. Berpuasa di bulan ramadhan memiliki sensasi dan kenikmatan tersendiri, karena itu sangatlah sayang jika kita melewatkan bulan yang penuh berkah, dimana seluruh amalan akan dilipatgandakan. Nah, disini kita akan membagikan tips sukses kepada ibu menyusui agar sukses menjalankan puasa selama sebulan penuh. 

Tips Berpuasa bagi ibu menyusui

Ibu menyusui tetap bisa menjalankan puasa dengan sukses tanpa ada hambatan apapun lho. Nah, agar puasa lancar, sebaiknya simak tipsnya berikut ini :

Penuhi kebutuhan nutris

Saat sahur dan berbuka puasa, pastikan Anda mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Selain itu, jangan lupa asupan tambahan yang membantu melancarkan ASI, misalnya : madu, sari kurma, habbatussauda, dan lainnya.

Penuhi kebutuhan cairan

Ibu menyusui sangat membutuhkan asupan cairan agar terhindar dari dehidrasi. Jangan hanya minum air putih ya Bunda, tapi pilihlah minuman yang bermanfaat buat Anda dan si buah hati, misalnya : sari kacang hijau, jus buah, sari kedelai, dan lainnya.

Perbanyak makan buah dan sayuran

Buah dan sayuran tidak hanya kaya nutrisi, tapi juga serat alami yang membuat ibu kenyang lebih lama dan pastinya bermanfaat melancarkan ASI.

Jaga waktu istirahat

Merawat si kecil sangat menguras tenaga Anda, bukan? Apalagi saat pausa. Oleh karena itu, pastikan jaga pola istirahat yang cukup agar ibu tetap bugar selama berpuasa.

Hindari stress

Stress dapat menghambat produksi ASI, oleh karena itu pastikan ibu hamil bisa mengelola stress dengan baik.

Hindari membatasi memberikan ASI

Meski puasa, bukan berarti Anda harus membatasi pemberian ASI. ASI tidak akan habis, sebaliknya justru semakin melimpah jika sering diberikan pada si kecil.

Berdoa agar puasanya lancar

Apapun usaha Anda, pastikan lengkapi dengan doa yaa agar semuanya berjalan sukses dan tidak ada hambatan apapun.

Okey dech, sekian tips keren dari kita. Semoga puasanya lancar dan si kecil juga ceria meski bundanya tengah menjalankan puasa. Selamat Puasaa!

Tujuh Alasan Kenapa Bayi Wajib Menyusu Setiap Malam

Setelah melahirkan, ibu pasti merasakan susahnya tidur nyenyak. Bagaimana tidak, selain melindungi bayi dari hal yang membuat bayi tidak nyaman (misal : cuaca dingin/panas, BAB/BAK), ibu juga harus aktif menyusui bayi setiap dua jam sekali. Selain itu, umumnya bayi memiliki jadwal tidur yang berbalik dari orang tua, yakni tidur pulas di pagi hari dan terjaga di malam hari. Kebiasaan ini biasanya akan berlangsung hingga bayi berusia tiga bulan, dimana rutinitas tidur bayi sudah mulai terbentuk. Ternyata hal yang paling berat bagi kebanyakan ibu adalah saat harus begadang di malam hari untuk menyusui sang buah hati. Tapi tahukah Anda jika ternyata perjuangan ibu bangun untuk menyusui bayi dimalam hari tidaklah sia-sia, karena didalamnya ada manfaat yang luar biasa bagi bayi dan tentunya bagi Anda sendiri. 

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Anak Terlambat Bicara

KehamilanCerdas - Pada usia berapakah Anda bunda bisa bicara lancar? Normalnya, anak usia 1,5 tahun sudah bisa mengucap beberapa kata secara konsisten, misalnya : ayah, mama, papa, apa, dan lainnya. Baru ketika anak berusia 2 tahun, biasanya dia akan mulai belajar merangkai kata sederhana. Akan tetapi bagaimana jika kenyataanya ada anak yang sudah berusia 2 tahun, namun masih sulit merangkai kata? Kondisi tersebut sering terjadi, akan tetapi sebagai orang dewasa, kita tidak berhak melabeli anak tersebut sebagai gagap, bisu, atau yang lainnya. Karena kenyataannya, meski sulit mengucap kata, akan tetapi dia mengerti dan memahami apa yang diucapkan oleh orang tuanya. 
Penyebab dan Cara Mengatasi Anak Terlambat Bicara

Anak bisa digolongkan terlambat bicara jika usia anak sudah mencapai 2 atau 3 tahun, akan tetapi dia belum bisa bicara lancar atau hanya bisa mengucapkan beberapa kata, itupun tidak jelas. Mungkin ada sebagian orang tua merasa bingung dan stress ketika dihadapkan pada kondisi ini. Tahukah Bunda, jika dibandingkan dengan anak perempuan, ternyata anak laki-laki lebih banyak mengalami masalah terlambat bicara. Agar lebih jelasnya, simak penyebab anak terlambat bicara berikut ini :

Keturunan


Terlambat bicara juga bisa terjadi akibat factor keturunan. Meski belum ada penelitian yang membuktikannya, tapi memang ada banyak anak yang terlambat bicara akibat memiliki keruarga dengan gangguan yang sama.

Mengalami masalah pada pendengaran

Anak yang memiliki pendengaran kurang, secara otomatis dia akan sulit memahami dan meniru apa yang diucapkan orang tuanya. Karena itu, pastikan terlebih dulu apakah anak Anda mengalami masalah pada pendengarannya.

Anak lebih aktif

Jika anak mengalami keterlambatan bicara, akan tetapi dia focus pada kecerdasan lainnya, misalnya : ketrampilan dan motoric. Maka sebagai orang tua, Anda tidak perlu cemas, karena bisa jadi si anak memang tengah menguasai ketrampilan tersebut secara optimal, misalnya : jalan lebih dulu, baru dech bicara.

Kurang komunikasi

Komunikasi secara intens sangat bermanfaat menstimulasi anak dalam hal bahasa. Sayangnya, tak semua orang tua punya waktu untuk ngobrol intens bersama anak-anaknya.

Gadget

Anak Anda suka anteng kalau bermain gadget, nonton televise, dan lainnya? Hati-hati, karena ternyata gadget dan televise dapat sebabkan anak menjadi pendengarkan pendengar pasif tanpa bisa mencerna dan memproses informasi.

Gangguan otak

Adanya gangguan pada area otak juga bisa menjadi pemicu anak lambat bicara. Oleh karena itu, pastikan apakah Anda memiliki riwayat penyakit yang berhubungan dengan otaknya.

Cara Mengatasi anak Terlambat Bicara

Setelah memahami penyebab anak mengalami terlambat bicara diatas, ada baiknya para orang tua melakukan beberapa hal berikut ini :

  • ·Terus stimulasi anak dengan mengajaknya berkomunikasi meskipun anak belum mampu berbicara dengan baik, misalnya : menyanyi, membacakan dongeng, mengaji, dan lainnya.
  • Ajarkan anak dengan kata yang jelas, bukan dipotong-potong atau meniru gaya anak kecil (cedal, Jawa)
  • Berikan kesempatan pada anak untuk bermain dan berinteraksi dengan teman-teman sebayanya agar anak termotivasi untuk belajar.
  • Semangati anak dan yakinkan bahwa mereka anak yang hebat. Hindari mengeluh apalagi menghina anak sebagai anak yang “bodoh, atau yang lainnya.
  • Berikan reward atas keberhasilannya, karena hal ini membuat si kecil bersemangat untuk terus belajar.
  • Datangi dokter anak atau psikolog jika diperlukan, karena Anda bisa lebih leluasa berkonsultasi tentang tumbuh kembang anak.
Setelah membaca informasi diatas, pastinya Anda tidak perlu cemas berlebihan, apalagi sampai stress ketika mendapati anaknya belum bisa lancar berbicara. Tetap tanamkan rasa percaya diri pada anak, bahwa mereka pasti bisaa!

Tujuh Tips Mengatasi Cacar Air pada Balita

KehamilanCerdas - KehamilanCerdas - Cacar air termasuk salah satu jenis penyakit menular yang sering menyerang balita karena sistem pertahanan tubuh balita masih rentan. Meski begitu, cacar air juga bisa menular dnegan mudah pada orang dewasa maupun remaja yang belum pernah menderita cacar air. Penyakit cacar air mempunyai ciri khas yakni, munculnya bintik kemerahan, bisa juga berupa benjolan berisi air atau nanah. Umumnya, penyakit ini akan diawali dengan beberapa gejala, diantaranya : demam, flu, pusing, nyeri pada persendian, dan lainnya. Jika menyerang balita, maka kondisi tersebut tentu membuatnya rewel dan nafsu makanannya menurun. Agar tidak panic, sudha selayaknya para orang tua memahami bagaimana tips mengatasi cacar air pada balita.
Mengatasi Cacar Air pada Balita
Mengatasi Cacar Air pada Balita

5 Syarat Pijat yang Diperbolehkan Bagi Ibu Hamil

KehamilanCerdas - Pijat merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan dan membuat seorang merasa rileks. Terlebih pada ibu hamil yang seringkali merasa kelelahan dan mengalami kaku atau kram pada beberapa anggota badannya. Bagi orang tua jaman dahulu, pijat ibu hamil atau yang biasa disebut dengan tradisi “oyog” sangatlah direkomendasikan ketika ibu menginjak usia kehamilan 3 bulan. Tradisi tersebut sangat bermanfaat, karena dapat membetulkan posisi Rahim. Sayangnya, di jaman modern seperti sekarang ini, ada sebagian pendapat yang menyebutkan jika pijat bagi ibu hamil dapat membahayakan kehamilan dan janin.

Tips Cerdas Kurangi Sakit Pada Saat Bayi Tumbuh Gigi

Tumbuh gigi pertama pada bayi merupakan moment yang sangat ditunggu oleh para ibu. Mereka seringkali tidak sabar ingin melihat penampilan buah hatinya yang semakin lucu dengan gigi pertamanya. Namun sayang, moment tersebut biasanya dibarengi dengan berbagai masalah yang membuat ibu merasa kebingungan. Bagaimana tidak, tumbuh gigi pada bayi umumnya disertai dengan tanda-tanda yang membuat bayi merasa tidak nyaman dan rewel, misalnya : gusi bengkak, kemerahan, demam ringan dan masih banyak tanda-tanda lainnya.
Bagi wanita yang baru menjadi ib
Tips Cerdas Kurangi Sakit Pada Saat Bayi Tumbuh Gigi
Bagi wanita yang baru menjadi ibu, beberapa tanda dan gejala menjelang tumbuh gigi pada bayi seringkali membuat mereka merasa kebingungan. Untuk itu, sudah seharusnya mereka memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara mengurangi rasa sakit pada bayi saat tumbuh gigi. Meski begitu, para orang tua juga harus memahami dengan baik bagaimana tanda-tanda bayi tumbuh gigi. Karena bisa jadi, demam dan rewel yang dialami bayi bukan disebabkan karena masalah tumbuh gigi. Hem, apabila Anda sudah memahami dan yakin jika demam dan rewel pada bayi disebabkan tumbuh gigi, maka silahkan simak Tips Cerdas Kurangi Sakit Pada Saat Bayi Tumbuh Gigi, berikut ini :


Bayi suka menggigit

Ketika gigi pertama bayi tumbuh, mereka akan lebih suka menggigit sesuatu yang ada didekatnya. Hal itu, karena gusinya terasa gatal dan tidak nyaman. Untuk mengatasinya, Anda bisa memberikan biscuit khusus bayi yang mudah hancur ketika terkena air liur bayi.


Pijat gusi bayi

Saat tumbuh gigi, bayi seringkali merasa nyeri dan tidak nyaman. Untuk mengurangi nyeri, Anda bisa gunakan waslap bersih dan lembut yang dibasahi air hangat. Masukkan telunjuk Anda dan lakukan pijatan lembut/mengelus pada gusi bayi agar nyeri berkurang.

Berikan mainan karet yang aman

Selain biscuit, Anda juga bisa memberikan mainan karet yang aman dan bebas pewarna dan toksin. Jadi, Anda tidak perlu melarang bayi menggigit mainannya, karena dapat membuat mereka merasa nyaman.

Berikan ASI dan makanan bernutrisi

Rasa nyeri dan demam akibat tumbuh gigi seringkali membuat bayi kehilangan nafsu makan. Untuk mengatasinya, Anda harus sabar dengan tetap memberikan ASI dan MPASI untuk buah hati Anda. Jika Anda merasa tidak nyaman, ada baiknya konsultasikan ke dokter Anda.

Berikan Obat pereda demam

Tumbuh gigi umumnya disertai dengan demam ringan. Untuk mengatasinya, Anda bisa memberikan obat pereda demam atau obat demma khusus bayi tumbuh gigi yang ada di apotik.

Dengan Tips Cerdas Kurangi Sakit Pada Saat Bayi Tumbuh Gigi diatas, And atidak perlu merasa cemas lagi. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Kenali Tanda-tanda bayi sehat dalam kandungan

KehamilanCerdas - Hampir semua Ibu hamil pasti mengalami kekhawatiran dan kecemasan akan kondisi kehamilannya dan juga janin dalam kandungan. Apalagi jika kehamilan tersebut sudah lama dinantikan oleh pasangan suami istri. Kondisi ini snagatlah wajar, karena orang tua tidak bisa melihat secara langsung kondisi janin dalam kandungan. Karena itulah, tak heran jika beberapa ibu selalu berpikir, "apakah janind alam kandungannya sehat?, Apakah tumbuh kembang janin dalam kandungan tidak ada masalah?, apakah berat badan janin dalam kandungan sudah tepat? dan mungkin masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang menghantui para ibu.
Sebenarnya, ibu hamil tidak perlu cemas apalagi merasa takut berlebihan, karena dengan rutin memeriksakan kehamilan ke dokter, maka ibu akan lebih mudah mengetahui tanda-tanda bayi sehat dalam kandungan.

Keguguran saat Hamil Muda : Tanda, Penyebab, dan Upaya Pencegahan

KehamilanCerdas - Hampir semua wanita pasti mengenal keguguran, bukan? Keguguran bisa mengancam semua ibu hamil tanpa pandang bulu, terutama yang kurang waspada dan cuek kesehatannya. Keguguran merupakan satu kondisi dimana terjadi gugur janin dalam kandungan karena sebab-sebab tertentu yang kebanyakan terjadi saat kehamilan berusia masih muda. Keguguran termasuk hal yang sangat menyakitkan, apalagi jika dialami oleh seseorang yang sangat merindukan kehamilan. Mungkin tak banyak yang tahu, apa saja sich jenis-jenis keguguran, apa yang menjadi penyebabnya, dan bagaimana ciri-cirinya. Agar lebih jelasnya, simak kelanjutannya dalam artikel yang berjudul Keguguran saat Hamil Muda : Tanda, Penyebab, dan Upaya Pencegahan.

Bahaya Virus Zika Bagi Ibu Hamil dan Janin

Kehamilan Cerdas - Belakangan ini lagi ramai pembahasan tentang virus Zika. Mungkin sebagian dari Anda sudah tahu bahwa virus Zika merupakan virus demam ringan yang ditularkan oleh nyamuk. Tahukah Anda jika virus Zika sangat berbahaya jika menyerang ibu hamil, karena ibu hamil yang terinfeksi virus zika dapat menularkan pada janin dalam kandungan. Akibatnya, janin yang sudah terinfeksi virus zika dari ibunya akan mengalami cacat serius, salah satunya Mikrosefali. Hem, kira-kira bagaimana janin dengan kondisi mikrosefali tersebut? Agar lebih jelasnya, simak terus kelanjutan artikel yang berjudul Bahaya Virus Zika Bagi Ibu Hamil dan Janin ini. 

Bagaimana kondisi bayi yang dilahirkan ibu yang terinfeksi virus zika?

Kebanyakan bayi yang terinfeksi virus zika melalui ibunya akan terlahir dengan kondisi mikrosefali, dimana bayi mengalami cacat serius yang mengakibatkan masalah pada fisiknya, misalnya : kemampuan bicaranya lambat, tumbuh embangnya terhambat, keterbelakangan mental dan lainnya.

Apa yang bisa dilakukan ibu hamil untuk mencegah virus zika?

Upaya yang bisa dilakukan untuk menghindari serangan virus zika tentunya dengan menghindari perjalanan ke wilayah yang tengah diserang virus zika. Selain itu, pastikan Anda melakukan upaya pencegahan sederhana, berikut ini :
Gunakan pakaian panjang agar terhindar dari gigitan nyamuk
Gunakan obat nyamuk yang aman bagi ibu hamil dan menyusui
Gunakan kelambu atau jarring nyamuk untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam kamar Anda.

Gejala serangan virus zika yang wajib diwaspadai

Jika Anda mengalami beberapa gejala mencurigakan, segera kunjungi dokter untuk memeriksakan diri. Adapaun beberapa gejala yang wajib diwaspadai, antara lain :
Demam ringan
Sakit kepala
Mata memerah
Nyeri persendian yang berubah menjadi bengkak
Otot terasa nyeri
Muncul ruam-ruam di kulit
Kelelahan dan mudah marah
Gangguan pencernaan, msialnya : diare, sakit perut dan sembelit.
Selalu waspada jauh lebih baik untuk menghadapi fenomena virus zika ini. Jangan pernah menganggap enteng virus ini, karena akibat yang ditimbulkan benar-benar serius bagi ibu hamil dan janin. Semoga informasi yang berjudul Bahaya Virus Zika Bagi Ibu Hamil dan Janin diatas dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca Artikel Keren Lainnya

Kenali 6 Jenis Perubahan Kulit Selama Hamil
Penyebab Perut Kencang Saat Hamil Dan Cara Mengatasinya

Tingkatkan Kesuburan Suami dan Istri dengan Makanan Ini

KehamilanCerdas-Kehamilan termasuk salah satu moment yang paling dinantikan oleh pasangan suami istri. Tak heran jika pasangan suami istri rela melakukan berbagai cara agar bisa mendapatkan kehamilan. Sayangnya, tidak semua wanita berutung mendapatkan kesempatan untuk cepat hamil. Meski demikian, Anda tidak perlu berputus asa, karena banyak wanita yang berhasil mendapatkan kehamilan setelah 5 bahkan 15 tahun penantian.

Tujuh Nutrisi Penting Untuk Meningkatkan Kesuburan

Kehamilan Cerdas-Mendapatkan keturunan yang sehat dan sempurna menjadi salah satu tujuan pernikahan. Namun sayangnya tidak semua pasutri bisa dengan mudah mendapatkan keturunan. Ada pasangan yang harus menunggu beberapa tahun lamanya, baru mendapatkan kehamilan, adapula yang sudah berusaha sekuat tenaga namun tak juga mendapatkan hasil yang diinginkan. Sebenarnya, ada banyak hal yang menjadi penghalang kehamilan, salah satunya masalah kesuburan. Ketidaksuburan pasutri sendiri tidak hanya disebabkan oleh factor genetic, akan tetapi pola makan dan gaya hidup tidak sehat juga dapat menghambat kesuburan.